renungan

LUKISAN RUSAK 
 

Seorang pelukis terkenal sedang menyelesaikan lukisannya diatas balkon sebuah apartemen miliknya.
Rencananya lukisan tersebut akan ditampilkan dalam sebuah pameran.
Ketika hasil lukisannya tersebut akan selesai, betapa gembiranya si pelukis tersebut dengan hasil jerih payah yang sudah dia lakukan selama ini. Dia berjalan mundur seraya memandangi hasil lukisannya.
Dia terus berjalan mundur tanpa melihat ke belakang.Tanpa ia sadari bahaya mengancam dirinya karena pelukis tersebut telah berada di ujung tepi bangunan dan hanya tinggal selangkah lagi, jatuh lah si pelukis tersebut.Seketika itu datanglah seorang teman pelukis tadi dan teman tersebut menyadari bahaya yang akan mengancam pelukis itu.Teman tadi ingin berteriak untuk memperingatkan si pelukis tetapi tidak jadi karena ia berfikir seandainya ia berteriak maka si pelukis itu justru akan terjatuh.Tiba-tiba teman tadi langsung mengambil kuas dan cat lukis ,dan dicoret coretnya lukisan tadi dihadapan pelukis, sehingga marahlah si pelukis itu.
Pelukis itu maju hendak memukul temannya karena telah merusak hasil lukisannya, akan tetapi beberapa orang yang melihat kejadian tersebut berusaha mencegahnya dan memperlihatkan posisi pelukis yang tadi nyaris jatuh..
Nilai Moral : Terkadang dalam hidup, kita telah melukis dan merancang masa depan sedemikian  rupa yang dianggap sempurna oleh diri kita, akan tetapi Tuhan terlihat merusak rencana kita karena Dia Maha Tahu bahaya akan akan kita hadapi jika kita terus melangkah.
Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan, bukan yang kita minta.